Jeunib:Pimpian Majlis Nazam Aceh Mengajak Masyrakat Aceh Untuk Kembali Bangkit Bersama-sama Membudayakan Bernazam (Merukon) Sebagai Mana Dulu Masyarakat Aceh Sangat Melekat Dengen Syair-Syair Khas Aceh Yang Banyak Mengandung Nilai-Nilai Nasehat.Para Ulama Tempo Dulu Menjadikan Merukon Sebagai Metode Dakwah Dalam Menyampaikan Agama Kepada Masyrakat Aceh.Waled Ulee Rabo Merupakan Salah Satu Sosok Ulama Aceh Yang Ingin Membangkit kan Kembali Metode (Cara) Dakwah Ulama Aceh Dulu,Salah Satunya Lewat Merukon.MARI MERUKON BERSAMA ULAMA.Komitmen Pimpinan Dayah Baiul Huda Tgk Mukhtaruddin AB (Waled Ulee Rabo) Dalam Mengembangkan Merukon Sangat Kuat Apalagi Dukungan Dari Berbagai Pihak Terutama Dari Para Ulama Dan Tokoh-Tokoh Yang Mendukung Waled Terus Berjuang Menyelamakan Aqidah Generasi Aceh Dari Pengaruh Budaya yang Merusak Moral dan Prilaku Generasi Aceh.Saat Ini Orang-orang Yang Ingin Merusak Polapikir dan Budayah Masyrakat Aceh Tidak Pernah Henti-Henti Dalam Menjalankan Misinya.Salah Satu Cara Umat Islam Melawan Budaya Kafir Yaitu Dangen Kembali Membudayakan Merukon Di Tengah-Tengah Masyarakat Aceh.Inya Allah Ulama Karismatik Aceh Waled Ulee Rabo Siap Di Garis Depat Untuk Membangkitkan Kembali Merukon
Tampilkan postingan dengan label Merukon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merukon. Tampilkan semua postingan
Jumat, 20 Maret 2015
Kamis, 12 Maret 2015
Syiar Dakwah Dengen Merukon (Nazam Agama) Harus Dikembangkan Di Aceh
Jeunieb :Pada Perayah Hari Lahirnya Nabi Muhammad SAW,Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Dayah Baitul Huda Mengadankan Perlombaan Nazam Agama atau Merukon di Komplek Dayah Baitul Huda Desa Ulee Rabo Kecamatan Jeuenieb Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh.Merukon adalah Satu Istilah yang Sengat Terkenal Dalam Masyrakat Aceh Tempo Dulu.Banyak Para Ulama Dulu Menjadikan Merukon Dalam Masyrakat Aceh Sebagai Media Dakwah Untuk Mengembankan Islam Di Tengah-Tengah Masyrakat Aceh.Pimpinan Dayah Baitul Huda Tgk Mukhtaruddin AB (Waled Ulee Rabo) Mengharapkan Merukon Bisa Tampil kembali Jaya Sebagaimana Masyarakat Aceh Tempo Dulu Menjadikan Merukon Sebagai Media Dakwah Yang Berlandaskan Iman Dan Taqwa Di Tengah-Tengeh Masyrakat Aceh.Peserta Yang Tampil Pada Perlombaan Grup Merukon Kali Ini Di Komplek Dayah Baitul Huda Menyairkan Nazam-Nazam nya Dalam Tiga Landasan Ilmu Fiqkah,Tauhid,Tasauf.Suasana Sangat Menarik Ketika Masing-Masing Grup Melontarkan Pertanyaan Kepada Grup Lawan nya.Yang Mengunakan Bahasa Syair nya Ketika bertanya Dan Jawaban Nya Pun Dalam Bahasa Syair atau Panto-Panton Aceh.Hingga Membuat Pendeger Sangat Tertarik dan Merasakan Bahwa Merukon Sangat Penting Di Bina dan Terus Di Kembangkan Di tengah-tengah Masyrakat aceh Saat Ini.Semoga Merukon Bisa Berkembang Kembali Di Aceh.
Langganan:
Postingan (Atom)
